Inilah Perbedaan Neurosurgery Specialist dan Neurologi
Spesialis neurologi dan neurosurgery specialist sebenarnya saling berhubungan. Nah, adanya hal ini mampu menyebabkan banyak orang kesulitan untuk membedakan keduanya. Akan tetapi, jika memahami kedua bidang ini dengan baik, siapa pun bisa menyadari perbedaan yang jelas di antara keduanya.
Perbedaan Definisi Neurosurgery Specialist dan Neurologi
Perbedaan utama berasal dari definisinya. Neurologi ialah ilmu medis fokusnya pada sistem saraf manusia, termasuk semua gangguan atau penyakit yang bisa menyerangnya. Karena itu, spesialis ini hanya menangani masalah yang berhubungan dengan sistem saraf saja.
Sebaliknya, neurosurgery dikenal juga dengan istilah bedah saraf. Bedah saraf menjadi prosedur medis yang bertujuan untuk mendiagnosis hingga mengobati penyakit pada sistem saraf manusia.
Secara umum, prosedur ini biasanya dilakukan pada otak. Selain itu, bedah ini sering diterapkan pada saraf tulang belakang dan juga saraf tepi. Kemudian dapat memengaruhi bagian-bagian tubuh lainnya seperti lengan, kaki, dan wajah. Spesialis bedah saraf menangani operasi yang berhubungan dengan masalah pada sistem saraf.
Tugas Spesialis
Dokter yang ahli dalam bidang neurologi biasanya dikenal sebagai dokter spesialis neurologi. Tugasnya mencakup mendiagnosis dan mengobati penyakit yang berkaitan dengan sistem saraf, termasuk saraf tulang belakang, saraf tepi, otak, hingga otot. Sementara itu, neurosurgery specialist memberikan diagnosis dan melakukan operasi sebagai bentuk pengobatannya.
Dapat dilihat bahwa terdapat perbedaan yang mencolok antara kedua spesialis ini. Intinya, perbedaan itu terletak pada jenis penanganan yang mereka lakukan.
Prosedur dari Neurosurgery
Selain memahami perbedaan antara keduanya, penting juga untuk mengetahui metode yang ada dalam bedah saraf. Salah satunya ialah bedah otak (kraniotomi), di mana dokter spesialis membuka dan mengangkat bagian kecil dari tulang tengkorak.
Ada juga bedah mikro yang menggunakan mikroskop guna memudahkan perbaikan saraf tepi yang berada di dalam tubuh. Selanjutnya, ada prosedur neuroendoskopi. Ini menggunakan alat khusus berbentuk kamera. Dalam prosesnya, alat ini dimasukkan ke dalam tengkorak lewat lubang kecil pada tulang tengkorak. Tak hanya dari situ, bisa juga masuk melalui hidung atau mulut.
Setelah membaca penjelasan di atas, kini siapa pun seharusnya tidak bingung lagi dengan perbedaan antara neurologi dan neurosurgery specialist. Bidang spesialis ini memang sangat diperlukan. Tanpa adanya dokter saraf dan bedah saraf, pasien tidak akan mendapatkan perawatan yang sesuai ketika mengalami masalah pada sistem saraf.
